Minggu, 28 Maret 2021
Lulus SNMPTN 2021, namun tidak diambil?
Selasa, 23 Maret 2021
kasus "membuang sampah botol plastik ke mulut kuda nil di Taman Safari Indonesia (TSI)"
Selasa, 16 Maret 2021
Mensos Dorong Pekerja Sosial Ambil Peran Nyata Atasi Dampak Pandemi Covid-19
Nah untuk itu, kita sebagai mahasiswa kesejahteraan khususnya. Semoga kita juga bisa berkontribusi dengan tetap menggunakan masker, dan menerapkan protokol kesehatan untuk membantu para pekerja sosial di luar sana yang sedang berjuang bersama demi kesejahteraan masyarakat.
Sumber : https://m.liputan6.com/news/read/4507380/mensos-dorong-pekerja-sosial-ambil-peran-nyata-atasi-dampak-pandemi-covid-19
Minggu, 07 Maret 2021
Curahan Hati Tya Ariestya Usai Buku Dietnya Dikritik Ahli Gizi
Tips diet Tya rupanya menuai banyak kontroversi. Dalam bukunya, Tya menjelaskan bahwa ia tidak memakan sayuran selama menjalankan masa diet Tya menganggap jika mengonsumsi sayuran selama diet, itu akan menghambat proses dietnya.
Sempat menurunkan 25 kilogram dalam waktu empat bulan, diet yang dilakukan oleh Tya dianggap sebagai diet yang berbahaya. Ia pun mendapatkan banyak kritikan dari para ahli gizi.
Tya juga menjelaskan jika setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kekurangan itu bisa saja menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.
"Karena tiap manusia pasti diberikan kekurangan, jadikan kekurangan itu bisa jadi sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain. Gak perlu tampil berlebihan untuk menunjukkan kesempurnaan. Aku mah gini-gini aja bukan apa adanya."
Meski tak mengarahkan secara langsung, tulisan Tya dianggap tertuju pada para ahli yang sudah mengkritik bukunya. Tya juga mengatakan bahwa ia akan mengedukasi tanpa menjatuhkan orang lain.
Penurunan bobot tubuh yang drastis ini membuat banyak orang bertanya-tanya apa sebenarnya rahasia dari diet ala Tya Aristya. Tya memiliki cara tersendiri dalam dietnya, Bunda. Ia mengatur pola makannya dengan ketat. Ia hanya mengonsumsi makanan yang jika dijumlah memiliki total 500 kalori.
Setiap harinya, Tya secara konsisten berjalan kaki selama 45 menit. Kemudian ia disiplin dengan waktu makannya. Ia juga tidak mengonsumsi minyak, tepung, dan santan.
"Kenapa aku tidak memakan sayur selama program penurunan berat badan? Bukan tidak sama sekali, bahkan aku sempet dikasih, tapi it's not work di badan aku," kata Tya dalam kanal YouTube Keluarga ITIKK (8/12/20).
Sebelum melanjutkan program dietnya, Tya juga sudah sempat berkonsultasi dengan dokter gizinya. Ia juga menanyakan tentang mengonsumsi sayuran saat diet.
"Menurut dokter aku, kalau ngga suka (sayur) malah oke, kamu nggak usah makan sayur," lanjut Tya. Ia juga bilang kalau sayur sedikit menghambat penurunan berat badan.
Buku diet Tya Ariestya diketahui mendapat kritikan pedas dari salah satu akun media sosial Twitter. Akun @gizipedia_id membuat tweet terkait kontroversi yang ada di dalam buku dietnya
sumber https://www.haibunda.com/moms-life/20210306103257-72-196723/curahan-hati-tya-ariestya-usai-buku-dietnya-dikritik-ahli-gizi
TANGGAPAN :
Menanggapi berita yang sedang melejit akhir-akhir ini, terkait dengan masalah tersebut, saya mengakui bahwa ini bukan merupakan kasus yang cukup berat.
Namun menurut saya, Tya Ariestya sendiri pasti memiliki alasan yang kuat untuk menciptakan sebuah buku yang ditujukan antara lain adalah untuk memotivasi para pembacanya agar mereka dapat menerapkan pola hidup yang lebih sehat.
Kita sebagai pembaca juga harus lebih cermat dalam menerima sebuah informasi dari satu penulis, bahwa yang baik menurut dia belum tentu juga baik untuk kita, namun.. bila kita ingin mengambil hikmahnya, bahwa diet yang dilakukan ini merupakan sebuah apresiasi diri atas berhasilnya Tya ketika menjalankannya, dan menjadi dorongan atas kita untuk menjalani hidup yang sehat, dan konsisten untuk menjalaninya. Selain itu, kita juga harus berfikir jernih untuk bisa mengambil mana yang harus kita ikuti dan mana yang tidak
Persidangan kasus yang menimpa seorang Habib Riziek
JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur akhirnya mengabulkan permintaan terdakwa Rizieq Shihab untuk mengikuti s...

