Minggu, 28 Maret 2021

Lulus SNMPTN 2021, namun tidak diambil?





Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 telah diumumkan pada 22 Maret lalu. Sebanyak 110.459 siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur masuk pertama ini. Para siswa yang telah diterima SNMPTN, selanjutnya akan melakukan daftar ulang dan mengikuti persyaratan-persyaratan lain yang sudah diatur. 

Menanggapi artikel ini, menurut saya hal ini dapat merugikan angkatan yang berada di bawahnya, seseorang yang dinyatakan lulus SNMPTN harus dan wajib sekali untuk diambil. Namun, dalam hal ini masih banyak siswa yang tidak mengambil karena kemungkinannya terdapat beberapa kendala atau biasanya mereka diterima namun di pilihan kedua. Nah, hal ini sangat amat berpengaruh kepada siswa yang berada ditingkat bawahnya, bahwasanya ada sistem black list atau dalam artian sekolah tersebut, akan mendapatkan skors dari PTNnya. 

Nah, maka dari itu jika kita sudah diberikan kesempatan. Ambil dan gunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita menghambat kesempatan orang lain. 

Sumber : 
https://pahamify.com/blog/lolos-snmptn-tapi-tidak-diambil/ 

Selasa, 23 Maret 2021

kasus "membuang sampah botol plastik ke mulut kuda nil di Taman Safari Indonesia (TSI)"


Mungkin kita sudah pernah mendengar berita yang sempat viral kemarin ini, terdapat video di social media yang sudah teruplod beberapa minggu yang lalu. 

Menanggapi berita ini, sangat miris sekali padahal kuda nil adalah salah satu binatang yang harus dijaga oleh kita sebagai makhluk yang paling sempurna. Kita sudah diberikan akal dan pikiran yang paling sempurna diantara makhluk lain. Namun, masih ada saja orang yang melakukan suatu hal yang diluar nalar pikiran. Masih saja membuang sampah disembarang tempat, dan terlebih sampahnya termakan oleh salah satu hewan satwa yang dapat dikatakan hewan yang dilindungi. 

Walaupun sudah meminta maaf, seharusnya pelaku juga diberikan hukuman supaya jera dan memberikan kepada masyarakat lain agar kejadian ini tidak terulang lagi. 

Jadii, mari lestarikan fauna dan flora yang ada di negeri kita tercinta Indonesia ini. Supaya generasi selanjutnya bisa melihat bahwa negeri ini memiliki banyak aneka macam ragam alam yang luar biasaa 🍃

Sumber : 
https://www.wartaekonomi.co.id/read331400/ibu-ibu-pelempar-botol-ke-mulut-kuda-nil-sudah-minta-maaf-netizen-dihukum-mandiin-kuda-nilnya?utm_source=direct

https://www.instagram.com/tv/CMMXVYJhaph/?igshid=h4ty8ku77402 

Selasa, 16 Maret 2021

Mensos Dorong Pekerja Sosial Ambil Peran Nyata Atasi Dampak Pandemi Covid-19


Hari Pekerjaan Sosial Sedunia yang diperingati setiap minggu ketiga di bulan Maret yang tahun ini jatuh pada 16 Maret 2021 yang merupakan sebuah momentum selebrasi sekaligus wadah bagi pekerja sosial untuk dapat memberikan “pertanggungjawaban” tahunan profesi pekerja sosial dalam melayani, memperjuangkan dan mengupayakan kondisi kesejahteraan bagi masyarakat di dunia khususnya Indonesia.

Saya sangat setuju dengan Menteri sosial yaitu,Tri Rismaharini yang mengatakan sebuah intruksi kepada peksos untuk lebih berkontribusi nyata dalam penanganan covid 19 untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama antar pekerja sosial karena dalam konteks ini peran peksos sangat berpengaruh besar terhadap masyarakat, untuk memberikan dorongan dan semangat baik kepada yang sudah terpapar virus maupun yang sedang berjuang isolasi dirumah. 

Dan saya juga setuju banget, terhadap perkataan beliau tentang memprioritaskan mereka yang rentan terpapar virus corona , untuk merubah krisis menjadi peluang dan menciptakan harapan baru dan semangat baru untuk pulih. 

Nah untuk itu, kita sebagai mahasiswa kesejahteraan khususnya. Semoga kita juga bisa berkontribusi dengan tetap menggunakan masker, dan menerapkan protokol kesehatan untuk membantu para pekerja sosial di luar sana yang sedang berjuang bersama demi kesejahteraan masyarakat. 

Sumber : https://m.liputan6.com/news/read/4507380/mensos-dorong-pekerja-sosial-ambil-peran-nyata-atasi-dampak-pandemi-covid-19

Minggu, 07 Maret 2021

Curahan Hati Tya Ariestya Usai Buku Dietnya Dikritik Ahli Gizi

Curahan Hati Tya Ariestya Usai Buku Dietnya Dikritik Ahli Gizi
    

Jakarta - Nama artis cantik, Tya Ariestya, kini sedang gencar diperbincangkan di dunia maya. Pasalnya, ia membagikan tips diet yang pernah ia jalani dalam sebuah buku yang sudah diterbitkan dengan judul The Journey of Fit Tya Ariestya

Tips diet Tya rupanya menuai banyak kontroversi. Dalam bukunya, Tya menjelaskan bahwa ia tidak memakan sayuran selama menjalankan masa diet Tya menganggap jika mengonsumsi sayuran selama diet, itu akan menghambat proses dietnya.

Sempat menurunkan 25 kilogram dalam waktu empat bulan, diet yang dilakukan oleh Tya dianggap sebagai diet yang berbahaya. Ia pun mendapatkan banyak kritikan dari para ahli gizi.

Tya juga menjelaskan jika setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kekurangan itu bisa saja menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.

"Karena tiap manusia pasti diberikan kekurangan, jadikan kekurangan itu bisa jadi sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain. Gak perlu tampil berlebihan untuk menunjukkan kesempurnaan. Aku mah gini-gini aja bukan apa adanya."

Meski tak mengarahkan secara langsung, tulisan Tya dianggap tertuju pada para ahli yang sudah mengkritik bukunya. Tya juga mengatakan bahwa ia akan mengedukasi tanpa menjatuhkan orang lain.

Penurunan bobot tubuh yang drastis ini membuat banyak orang bertanya-tanya apa sebenarnya rahasia dari diet ala Tya Aristya. Tya memiliki cara tersendiri dalam dietnya, Bunda. Ia mengatur pola makannya dengan ketat. Ia hanya mengonsumsi makanan yang jika dijumlah memiliki total 500 kalori.

Setiap harinya, Tya secara konsisten berjalan kaki selama 45 menit. Kemudian ia disiplin dengan waktu makannya. Ia juga tidak mengonsumsi minyak, tepung, dan santan.

"Kenapa aku tidak memakan sayur selama program penurunan berat badan? Bukan tidak sama sekali, bahkan aku sempet dikasih, tapi it's not work di badan aku," kata Tya dalam kanal YouTube Keluarga ITIKK (8/12/20).

Sebelum melanjutkan program dietnya, Tya juga sudah sempat berkonsultasi dengan dokter gizinya. Ia juga menanyakan tentang mengonsumsi sayuran saat diet.

"Menurut dokter aku, kalau ngga suka (sayur) malah oke, kamu nggak usah makan sayur," lanjut Tya. Ia juga bilang kalau sayur sedikit menghambat penurunan berat badan.

Buku diet Tya Ariestya diketahui mendapat kritikan pedas dari salah satu akun media sosial Twitter. Akun @gizipedia_id membuat tweet terkait kontroversi yang ada di dalam buku dietnya

sumber https://www.haibunda.com/moms-life/20210306103257-72-196723/curahan-hati-tya-ariestya-usai-buku-dietnya-dikritik-ahli-gizi 

TANGGAPAN : 

Menanggapi berita yang sedang melejit akhir-akhir ini, terkait dengan masalah tersebut, saya mengakui bahwa ini bukan merupakan kasus yang cukup berat. 

Namun menurut saya, Tya Ariestya sendiri pasti memiliki alasan yang kuat untuk menciptakan sebuah buku yang ditujukan antara lain adalah untuk memotivasi para pembacanya agar mereka dapat menerapkan pola hidup yang lebih sehat. 

Kita sebagai pembaca juga harus lebih cermat dalam menerima sebuah informasi dari satu penulis, bahwa yang baik menurut dia belum tentu juga baik untuk kita, namun.. bila kita ingin mengambil hikmahnya, bahwa diet yang dilakukan ini merupakan sebuah apresiasi diri atas berhasilnya Tya ketika menjalankannya, dan menjadi dorongan atas kita untuk menjalani hidup yang sehat, dan konsisten untuk menjalaninya. Selain itu, kita juga harus berfikir jernih untuk bisa mengambil mana yang harus kita ikuti dan mana yang tidak 



Persidangan kasus yang menimpa seorang Habib Riziek

JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur akhirnya mengabulkan permintaan terdakwa Rizieq Shihab untuk mengikuti s...