Selasa, 25 Mei 2021

Pemalsuan Handsainitaizer!!



KOMPAS.com – Sejak pandemi virus corona melanda Indonesia, hand sanitizer berubah menjadi barang esensial yang perlu dimiliki setiap orang. Permintaan produk tersebut di pasaran pun turut meningkat.

Sayangnya, kondisi itu dimanfaatkan oleh segelintir oknum tak bertanggung jawab. Mereka mencari keuntungan dengan membuat hand sanitizer palsu, melabeli produk dengan merek produk yang sudah terkenal, dan menjualnya dengan harga lebih murah.

Terbaru, pihak Polres Metro Jakarta Timur menciduk BD dan FY, pasangan suami istri (pasutri) asal Ciputat, Tangerang Selatan yang kedapatan memalsukan produk Antis dari Enesis Group.

Penggerebekan tersebut sesuai dengan surat laporan nomor 486/K/III/2021/RESTROJAKTIM yang terbit pada Kamis (25/3/2021).

Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Senin (24/5/2021), Head of Public Relations Enesis Group Elkana Lewerissa menceritakan kronologi kejadian penangkapan tersangka pemalsu Antis.

Ia mengatakan, penangkapan kedua tersangka bermula dari laporan konsumen yang meragukan keaslian Antis yang dibeli dari sebuah toko online di sebuah E commerce. 

Tanggapan :

Menanggapi kasus yang sedang marak terjadi ini, mungkin ini adalah sebuah kasus yang sudah tidak di herankan lagi. Karena pandemi akan menjadi sebuah kesempatan bagi semua orang yang berjualan untuk menjual barang - barang yang mendukung protokol kesehatan. 

Namun, terdapat pula sedikit atau banyaknha oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memproduksi barang palsu dan dijual lebih murah dari barang aslinya. Kita sebagai konsumen, juga harus lebih teliti ketika ingin membeli barang. Apalagi barang itu di tujukan untuk kesehatan kita. 

Tak hanya hand sainitaizer, mungkin ada yang lebih bahaya ketika kita mengonsumsi vitamin palsu atau bahkan masker yang di buat dari bahan yang berbahaya. 

Terlebih kepada anak - anak, pasti akan memiliki dampak yang cukup bahaya karena anak - anak cukup rentan terhadap hal ini. Maka dari itu, lebih baik kita membeli barang yang sedikit mahal, tapi aman daripada harus membeli barang murah tapi berbahaya untuk kesehatan. 

Karena apabila kita telah sakit, biayanya akan jauh lebih mahal daripada membeli barang aslinya.

Sekian, 

Terima kasih  

Jangan lupa tetap menjaga protokol kesehatan 💌


Sumber : 

https://biz.kompas.com/read/2021/05/25/120405728/hand-sanitizer-antis-dipalsukan-enesis-group-polisikan-pelaku-pemalsuan?utm_source=mobile_wp&utm_medium=highlight&utm_campaign=antis

Selasa, 18 Mei 2021

Kesadaran akan pentingnya SDM

Jakarta, CNN Indonesia -- 

Kementerian Ketenagakerjaan (kemnaker) memastikan memberi izin masuk atau penggunaan "Tenaga Kerja Asing" (TKA) masih dihentikan sementara waktu. Saat ini, izin masuk TKA hanya dibuka bagi mereka yang bekerja di Proyek Strategis Nasional (PSN), objek vital strategis nasional, dan izin khusus dari kementerian/lembaga tertentu sepanjang mengikuti protokol kesehatan.

Kepala Biro Humas Kemnaker Chairul Fadhly Harahap mengatakan hal ini sesuai dengan Surat Edaran Nomor M/3/HK.04/II/2021 tentang Pelayanan Penggunaan TKA dalam Upaya Pencegahan masuknya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah menangani dampak dan penanganan covid-19 di tanah air.

"Maka untuk sementara proses pelayanan penggunaan TKA untuk permohonan baru masih dihentikan," ujar Chairul dalam keterangan resmi, Selasa (18/5).

Chairul menjelaskan izin bagi TKA tetap dibuka untuk PSN karena pemerintah ingin ekonomi tetap berjalan melalui proyek-proyek tersebut. Apalagi, proyek tersebut memiliki manfaat luas bagi masyarakat, sehingga prioritas untuk dibangun.

Tanggapan : 

Menanggapi berita yang sedang marak di perbincangkan ini terdapat sisi pro dan kontra yang akan saya lontarkan. Namun sebelumnya, point pertama yang kita ambil adalah pemerintah pasti memiliki alasan tersendiri untuk menggunakan TKA. Tetapi, dimasa pandemi seperti ini memang sungguh sangat membahayakan. Namun, kita yakini saja bahwa pemerintah pasti akan memberikan yang terbaik untuk warganya. Dan disisi lain, Apabila terus menggunakan TKA, maka TKI kita akan semakin menurun. Maka dari itu, peran antara pemerintah dan warga negara sangat penting. 

Kesadaran warga akan pentingnya pendidikan juga sangat perlu ditingkatkan, supaya dapat bersaing dengan TKA. Karena jika bukan kita yang meneruskannya? Lalu siapa lagi? 

Suatu saat nanti kita tidak hanya saja menjadi TKI, namun kita juga akan memimpin negeri ini. Maka dari itu, pendidikan untuk SDM sangatlah penting karena itu merupakan aset bangsa yang harus di jaga. 

Raihlah Ilmu, supaya dia senang selalu berada bersama mu ♡

Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210518201849-92-644001/kemnaker-pastikan-izin-tka-masih-disetop-sementara

Senin, 03 Mei 2021

Mendekati lebaran, Pasar Tanah Abang Penuh!!


JAKARTA, KOMPAS.com
 - Pasar Tanah Abang tengah menjadi sorotan publik setelah dipadati pengunjung pada Minggu (2/5/2021). Para pengunjung tampak berdesakan mulai dari pintu masuk hingga lorong-lorong kios pasar.

Protokol kesehatan Covid-19 pun diabaikan. Tak ada pengunjung yang menjaga jarak sehingga terjadi kerumunan di pasar tersebut.

Salah satu pedagang di area los D di lantai LG, Blok A Pasar Tanah Abang, mengaku lonjakan pengunjung memberikan dampak positif kepada para pedagang.

Pasalnya, mereka bisa meraup keuntungan setelah terpuruk akibat pandemi Covid-19 pada Lebaran 2020.

Tanggapan :

Menanggapi berita yang baru di update ini, memang mungkin ada benarnya. Pada tahun lalu, banyak para pedagang yang mengalami penurunan pendapatan keuntungan. Dan pada tahun ini dapat dikatakan menjadi kesempatan untuk mereka meraih keuntungan yg sebanyak - banyaknya. Hal ini sungguh sangat tidak salah. Namun, apabila mereka tidak melaksanakan Protokol kesehatan yang telah di tetapkan oleh pemerintah. Hal ini yang menjadikan semuanya terlihat kacau. Akan banyak dampak yang diterima, baik kepada negara maupun kepada warga negaranya. 

Tentu hal ini, akan dapat membuat negara kita semakin sulit untuk keluar dari virus ini. Dan akan banyak kerugian yang didapatkan terlebih dari segi ekonominya. maka dari itu, dalam hal ini kita perlu meningkatkan kesadaran untuk tetap menerapkan protokol kesehatan demi keberlangsungan hidup kita semua. 

Upaya lain yang dapat kita lakukan untuk menyambut hari raya adalah dengan cara membeli keperluan hari raya secara online banyak sekali online shop yang terkenal seperti melalui : Instagram, Facebook, atau yang telah terpercaya seperti : Shopee, Tokopedia, Lazada Bukalapak, Zalora dan berbegai E-Commerce lain. jikalaupun ingin membeli secara langsung, jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan. 

Sumber : 

https://amp.kompas.com/megapolitan/read/2021/05/03/04150021/prokes-covid-19-di-pasar-tanah-abang-diabaikan-pedagang--sudah-sering

Persidangan kasus yang menimpa seorang Habib Riziek

JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur akhirnya mengabulkan permintaan terdakwa Rizieq Shihab untuk mengikuti s...