KOMPAS.com – Sejak pandemi virus corona melanda Indonesia, hand sanitizer berubah menjadi barang esensial yang perlu dimiliki setiap orang. Permintaan produk tersebut di pasaran pun turut meningkat.
Sayangnya, kondisi itu dimanfaatkan oleh segelintir oknum tak bertanggung jawab. Mereka mencari keuntungan dengan membuat hand sanitizer palsu, melabeli produk dengan merek produk yang sudah terkenal, dan menjualnya dengan harga lebih murah.
Terbaru, pihak Polres Metro Jakarta Timur menciduk BD dan FY, pasangan suami istri (pasutri) asal Ciputat, Tangerang Selatan yang kedapatan memalsukan produk Antis dari Enesis Group.
Penggerebekan tersebut sesuai dengan surat laporan nomor 486/K/III/2021/RESTROJAKTIM yang terbit pada Kamis (25/3/2021).
Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Senin (24/5/2021), Head of Public Relations Enesis Group Elkana Lewerissa menceritakan kronologi kejadian penangkapan tersangka pemalsu Antis.
Ia mengatakan, penangkapan kedua tersangka bermula dari laporan konsumen yang meragukan keaslian Antis yang dibeli dari sebuah toko online di sebuah E commerce.
Tanggapan :
Menanggapi kasus yang sedang marak terjadi ini, mungkin ini adalah sebuah kasus yang sudah tidak di herankan lagi. Karena pandemi akan menjadi sebuah kesempatan bagi semua orang yang berjualan untuk menjual barang - barang yang mendukung protokol kesehatan.
Namun, terdapat pula sedikit atau banyaknha oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memproduksi barang palsu dan dijual lebih murah dari barang aslinya. Kita sebagai konsumen, juga harus lebih teliti ketika ingin membeli barang. Apalagi barang itu di tujukan untuk kesehatan kita.
Tak hanya hand sainitaizer, mungkin ada yang lebih bahaya ketika kita mengonsumsi vitamin palsu atau bahkan masker yang di buat dari bahan yang berbahaya.
Terlebih kepada anak - anak, pasti akan memiliki dampak yang cukup bahaya karena anak - anak cukup rentan terhadap hal ini. Maka dari itu, lebih baik kita membeli barang yang sedikit mahal, tapi aman daripada harus membeli barang murah tapi berbahaya untuk kesehatan.
Karena apabila kita telah sakit, biayanya akan jauh lebih mahal daripada membeli barang aslinya.
Sekian,
Terima kasih
Jangan lupa tetap menjaga protokol kesehatan 💌
Sumber :
https://biz.kompas.com/read/2021/05/25/120405728/hand-sanitizer-antis-dipalsukan-enesis-group-polisikan-pelaku-pemalsuan?utm_source=mobile_wp&utm_medium=highlight&utm_campaign=antis

Tidak ada komentar:
Posting Komentar