Sejumlah murid memasuki sekolah SD Negeri 6, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Pemerintah setempat memberikan izin kepada enam sekolah untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka selama satu bulan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Menanggapi hal ini, tentu masih banyak keraguan kepada resiko - resiko yang akan diterima. Terlebih kepada anak Sekolah Dasar (SD), karena menurut sumber yang saya dengar langsung, baik dari orang tua ataupun kerabat dekat, anak SD cenderung memiliki kepedulian kepada dirinya sangat kurang. Karena mereka masih belum mengerti atau terkadang suka lupa untuk bercuci tangan, memakai masker dan berjaga jarak atau melakukan protokol kesehatan lain.
Namun, disisi lain saya setuju dengan diadakannya sekolah seperti biasanya. Namun, saran yang saya ingin ajukan disini adalah kepada orang tua murid, untuk tidak memberikan izin apabila anaknya masih berada di bangku Sekolag Dasar (SD) dan lebih sabar untuk membimbing anaknya sendiri karena demi keamanan generasi penerus bangsa kita.
Terkait dengan opini saya, lebih baik untuk siswa yg berada di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA/Sederajat) serta perguruan tinggi. Agar mereka dapat tatap muka secara langsung, supaya sisi psikologis dan mentalnya dapat terasah dengan baik.
Sekian,
Jaga kesehatan, patuhi protokol kesehatan 💌
Sumber :
https://m.liputan6.com/news/read/4449776/kemendikbud-14-provinsi-siap-gelar-sekolah-tatap-muka-pada-2021

Tidak ada komentar:
Posting Komentar